Hukum Menggambar Makhluk Dalam Islam Tidak Sepenuhnya Dilarang/ Haram


Umat Islam yang baik, taat & takut kepada sang pencipta, dengan cara mematuhi semua perintahnya & menjauhi larangannya, dengan berpedoman pada Al–Qur’an & Hadis (perkataan Nabi Muhammad SAW). Umumnya umat Islam menggunakan Hadis Karya Imam Al – Bukhari & Muslim sebagai pedoman utamanya karena isinya yang cukup lengkap dan juga sudah melalui proses seleksi yang sangat ketat sehingga tingkat kepalsuannya nyaris mendekati nol.

Dan hadis melarang untuk membuat menggambar (membentuk) makhluk hidup, karena itu menandingi ciptaan Allah, & akan mendapat siksa yang sangat keras dineraka, seperti berikut.

  • “Para malaikat tidak akan masuk rumah yang ada anjing, gambar & patung” (HR. Bukhari)
  • “Orang yang paling berat siksanya pada hari kiamat, adalah mereka yang membuat sesuatu yang menandingi ciptaan Allah” (HR. Bukhari & Muslim)
  • “Dari Ibnu Abbas (sahabat Muhammad SAW) aku pernah mendengar Rasulullah bersabda ; “Setiap orang yang menggambar akan dimasukkan ke neraka & dijadikan baginya untuk setiap gambarnya itu nyawa, lalu gambar itu akan menyiksanya di dalam neraka Jahanam.” Ibnu Abbas lalu berkata, “Bila engkau tetap ingin menggambar maka gambarlah pohon & apa yang tidak bernyawa” (HR. Muslim)
*Sebenarnya masih ada banyak lagi hadis - hadis yang lain, namun isinya kurang lebih seperti ini.

Hadis – hadis inilah yang membuat orang Islam meyakini bahwa kegiatan menggambar makhluk hidup itu dilarang, karena menandingi ciptaan Allah dan bahkan mendapat siksa di neraka Jahanam (tingkat neraka terbawah & terberat).

Karena itu ada banyak sekali seniman Islam yang merasa depresi karena baru mengetahui larangan ini dan telah mencurahkan hidupnya untuk membuat karya, sialnya hasil karyanya itu dilarang & bahkan akan menyiksanya nanti di neraka.
Latar belakang kenapa saya membuat artikel ini.
Latar belakang kenapa saya membuat artikel ini.

Melalui artikel ini saya ingin menjelaskan bahwa sebenarnya menggambar makhluk itu tidaklah sepenuhnya dilarang, bahkan walaupun itu menggambar makhluk hidup sekalipun, dan tentunya dengan berpedoman pada Al-Qur’an & Hadis.


Dulu membuat patung & menggambar makhluk hidup itu diperbolehkan & menjadi mainan Aisyah (Istri Muhammad Saw), dan bahkan Nabi Sulaiman AS. juga menggunakan karunia dari Allah dengan memerintahkan para jin untuk membuat patung - patung yang megah.

  • “Dari Aisyah (istri Muhammad Saw) berkata “aku bermain – main dengan mainan yang berupa anak – anakan (boneka), terkadang Rasulullah SAW mengunjungiku, sedangkan disisiku terdapat anak – anak perempuan, apa bila Rasul datang, mereka keluar & bila beliau pergi mereka datang lagi.” (HR. Bukhari)
  • Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk - periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Dawud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaku yang bersyukur. [QS. Saba: Ayat 13]
Jadi yang perlu kita ketahui alasan utama kenapa menggambar makhluk hidup itu dilarang bila itu “menyaingi ciptaan Allah”, mengenai menyaingi ciptaan Allah perhatikan ayat & hadis berikut.
  • Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah.[QS. Al-Hajj: Ayat 73]

Ayat ini dengan sangat jelas, menjelaskan bahwa tidak akan ada sesuatu yang menyatakan atau dinyatakan sebagai Tuhan (kamu seru selain Allah) mampu menciptakan makhluk hidup walaupun itu cuma seekor lalat. 

  • Coba mereka menciptakan biji-bijian atau sebiji dzarrah [HR. Al-Bukhari]

Hadis ini sama seperti ayat yang diatas, bahwa tidak akan ada yang bisa untuk membuat biji-bijian yang akan tumbuh menjadi tumbuhan & ternyata tumbuhan juga merupakan makhluk hidup silahkan baca surat [An-Nahl: Ayat 65 & 11]
Sedangkan dalam ilmu biologi sudah tidak perlu diragukan lagi jika tumbuhan adalah makhluk hidup 


Jadi apa yang dimaksud dengan "menyaingi" bila setara saja tidak ada yang bisa.

Juga sangat sempit bila kita mengartikan "menyaingi" ini secara fisik, karena pasti ada yang lebih pintar & lebih bodoh dari anda (hanya perumpamaan), lebih cakep & lebih jelek, lebih baik & lebih jahat (dan seterusnya), pasti selalu ada yang menyaingi & tersaingi, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah semata.

Sekarang mari perhatikan isi surat berikut.

  • Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaku [QS. Az-Zariyat: Ayat 56]

Yang dimaksudkan dengan menyaingi ciptaan Allah, karena kita menciptakan sesuatu dan menjadikannya Tuhan, inilah yang dimaksud dengan menyaingi ciptaan Allah, karena kita (ciptaan Allah) diciptakan untuk menyembah (beribadah) kepada Allah.

Sedangkan untuk alasan kenapa ada larangan untuk menggambar hewan dan tidak untuk tumbuhan, saya belum menemukan ayat & hadis yang pasti untuk itu (selain karena faktor roh), tetapi menurut saya itu juga karena menggambar makhluk hidup seperti hewan & manusia memiliki lebih banyak kemungkinan untuk melanggar syariat islam, (seperti bentuk tubuh yang tidak sopan) dan tidak untuk tumbuhan, selain itu berhala – berhala juga cenderung berbentuk hewan & manusia bukan tumbuhan. 

Mengenai hukum membuat gambar ini Muhammadiyah (organisasi Islam terkemuka di Indonesia) juga ikut menjelaskan melalui bukunya  "Himpunan Putusan Tarjih" pada halaman 281, yaitu:

  1. Untuk disembah, hukumnya haram berdasarkan nash (dalil).
  2. Untuk sarana pengajaran hukumnya mubah (boleh dilakukan).
  3. Untuk perhiasan ada dua macam:
    Pertama, tidak dikhawatirkan mendatangkan fitnah, hukumnya mubah.
    Kedua, mendatangkan fitnah ada dua macam: jika fitnah itu kepada maksiat hukumnya makruh (sebaiknya tidak dilakukan) & jika fitnah itu kepada musyrik hukumnya haram (tidak boleh).

Kesimpulan dari saya Insya Allah, kita boleh menggambar makhluk hidup selama kita tidak menjadikannya tuhan & tidak melanggar etika – etika Islam (seperti menjalankan sholat 5 waktu, usahakan tepat pada waktunya & untuk pria lebih baik di Masjid serta tidak melanggar batas - batas kesopanan dalam Islam), bila melanggar maka hukumnya sudah sangat jelas itu dilarang. 

Wallahu A'lam


Sebagai catatan, pendapat para Ulama mengenai hukum menggambar ini, ada yang mengatakan boleh dan ada juga yang tidak, jadi jangan lupa untuk menghormati setiap perbedaan pendapat yang ada, selain itu artikel ini juga hanya ditujukan sebagai tambahan referensi (informasi), sehingga untuk boleh & tidaknya itu harus murni keputusan anda, karena anda sendirilah yang akan bertanggung jawab dengan diri anda.


Seorang pelajar Indonesia, yang tertarik dengan ilmu pengetahuan serta agama dan ingin berguna untuk masyarakat, dengan mensharing ilmu - ilmu yang dimilikinya ;)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

12 komentar

komentar
Anonim
17 Mei 2016 10.58 delete

makasih min, izin share y

Reply
avatar
17 Mei 2016 13.00 delete

Yup, semoga bermanfaat 8-) (y)

Reply
avatar
3 Agustus 2016 00.25 delete

nice info nih mas,,,nambah wawasan

Reply
avatar
27 Agustus 2016 10.48 delete

Good job kid! keep on exploring.

Reply
avatar
4 Agustus 2017 19.49 delete

Ane setuju banget sama blog ini..daripada blog sebelah,jujur ane stress banget mikirin gambar soalnya ane suka banget gambar dari kecil dan udah berniat untuk menjadikan nya cita2,tapi ane ngga ada niat sedikitpun buat menyaingi Allah ataupun menjadikan nya sesembahan,karena di zaman sekarng beda dengan zaman dulu,mungkin klo zaman dulu di larang karena nabi muhammad khawatir jika gambar/hal2 yang di ciptakan manusia bakalan di sembah2,tapikan di zaman sekarang beda..ngga semua orang begitu.

Reply
avatar
24 Desember 2017 16.22 delete

Makasih kak,aku hampir nangis pas tau klo aku bakalan masuk neraka gara2 aku suka menggambar karakter2 gitu,apalagi klo udah hobi ๐Ÿ˜ข

Reply
avatar
12 Januari 2018 17.58 delete

Makasih penjelasannya, ini penjelasannya yg saya caricari ๐Ÿ™
Makasih makasih makasih banget..

Reply
avatar
6 Mei 2018 09.38 delete

Lebih baik stress di dunia mbak..klo stress di akhirat ga ada obatnya..mari kita bertaqwa kpd Allah tanpa syarat.

Reply
avatar
4 Juni 2018 13.45 delete

Good article ๐Ÿ‘
ALLAH SWT mencintai Seni๐Ÿ‘๐Ÿ‘
Yang terpenting kesenian digunakan untuk keBAIKan, kita tanamkankan keBAIKan pasti menghasilkan Yang BAIK, karena sejatinya GUSTI ALLAH SWT hanya memberi yang BAIK saja.

Reply
avatar
1 Agustus 2018 23.10 delete

Lebih baik terhindar dari penyakit stress maka kita bisa beribadah kepada Allah Swt dengan semangat.

Reply
avatar

Silahkan masukkan komentar anda dengan sopan